SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali memperkuat sektor pelayanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas baru di RSUD La Temmamala. Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE secara resmi meresmikan Gedung Unit Pengelolaan Darah (UPD) dan fasilitas CT Scan, Kamis, 3 September 2026.
Peresmian yang berlangsung di area depan IGD Malaka RSUD La Temmamala tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Soppeng.
Kehadiran dua fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan layanan diagnostik dan pengelolaan darah kepada masyarakat.
Gedung UPD Hadir dengan Tagline “Setetes Darah, Sejuta Harapan”
Gedung Unit Pengelolaan Darah (UPD) dibangun dengan anggaran sekitar Rp2,9 miliar. Bangunan dua lantai tersebut mengusung tagline “Setetes Darah, Sejuta Harapan” dan dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas pelayanan darah secara lebih optimal.
Di lantai pertama tersedia 12 ruangan, di antaranya ruang tunggu pendonor, ruang konseling, ruang pemeriksaan dokter hingga ruang pengambilan darah.
Sementara lantai dua memiliki delapan ruangan yang diperuntukkan bagi kebutuhan staf dan Kepala UPD serta sejumlah aktivitas pendukung lainnya.
Usai meresmikan gedung, Bupati Soppeng bersama jajaran manajemen RSUD La Temmamala meninjau langsung sejumlah fasilitas yang tersedia di dalam bangunan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp74 juta kepada perwakilan almarhumah Yusriani, anggota Koperasi Konsumen Ajjappangi Bumi Latemmamala Non-ASN RSUD Latemmamala Soppeng.
Investasi Rp15 Miliar untuk Fasilitas CT Scan
Penguatan pelayanan RSUD La Temmamala tidak hanya dilakukan melalui pembangunan gedung UPD. Pada hari yang sama, Bupati Soppeng juga meresmikan fasilitas CT Scan yang menjadi salah satu penunjang penting dalam pelayanan diagnostik rumah sakit.
Pengadaan perangkat CT Scan tersebut menelan anggaran sekitar Rp15 miliar. Dengan demikian, total investasi untuk pembangunan Gedung UPD dan pengadaan CT Scan mencapai sekitar Rp17,9 miliar.
Peresmian fasilitas CT Scan turut didampingi Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle.
Menariknya, fasilitas CT Scan tersebut langsung dilakukan uji coba setelah peresmian. Jurnalis senior Andi Baso Petta Karaeng, yang lahir pada 1949, menjadi salah satu pasien yang menjalani pemeriksaan dalam uji coba tersebut berdasarkan arahan Bupati Soppeng.
Andi Baso Petta Karaeng disebut menjadi pasien tertua dalam kegiatan uji coba fasilitas CT Scan tersebut.
Bisa Di-Upgrade Mengikuti Perkembangan Teknologi
Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan RSUD La Temmamala, Amrullah, menjelaskan bahwa perangkat CT Scan yang tersedia masih memungkinkan untuk ditingkatkan atau di-upgrade sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan rumah sakit.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle menjelaskan bahwa pembangunan ruangan CT Scan membutuhkan pengerjaan khusus karena harus memenuhi aspek keamanan radiasi.
“Dindingnya tidak tembus cahaya, tidak pakai radiasi, makanya dikerjakan agak lama,” ujarnya.
Kehadiran CT Scan baru tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah RSUD La Temmamala dalam memperkuat pelayanan radiologi. Perangkat baru ini disebut memiliki teknologi yang lebih mutakhir dibandingkan perangkat sebelumnya.
Menuju Pelayanan Kesehatan yang Lebih Lengkap
Bupati Soppeng dalam kegiatan tersebut didampingi Direktur RSUD La Temmamala dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ, Amrullah, S.Farm., Apt., M.Si., Dewan Pengawas RSUD, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Humas RSUD Hj. Rahmamawati, SKM., MM., unsur manajemen RSUD, para kepala ruangan dan kepala instalasi.
Turut hadir Kepala BPKPPD Drs. Dipa, M.Si., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Drs. M. Evinuddin, M.PA., serta Kabid Humas Kominfo.
Dengan bertambahnya Gedung UPD dan fasilitas CT Scan, RSUD La Temmamala diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, cepat, aman dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Soppeng.
Penambahan fasilitas tersebut juga menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk memperkuat layanan kesehatan di daerah sekaligus mengurangi kebutuhan masyarakat untuk memperoleh layanan diagnostik tertentu di luar daerah.
Dengan fasilitas baru, pelayanan semakin dekat. Dengan teknologi yang lebih maju, harapan kesembuhan masyarakat Soppeng semakin kuat.
