Soppeng.Globaltopinfo.web.id Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Warkop Camidu pada Jumat malam (15/5/2026). Di titik pertemuan yang dikenal strategis dan menjadi tempat favorit berbagai kalangan di Kabupaten Soppeng itu,sejumlah tokoh besar Partai Golkar berkumpul dalam agenda silaturahmi santai menjelang konsolidasi akbar Golkar Sulsel.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI 2019–2024, Dr. Supriansa, Ketua DPD II Partai Golkar kab soppeng H.A Kaswadi Rasak bersama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhiddin M. Said—figur sentral Golkar yang juga diketahui sebagai putra asli Kecamatan Lilirilau, Soppeng. Hadir pula tokoh senior Golkar Khadir Halid, para Ketua DPD II kabupaten/kota, serta kader dan pengurus dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Turut bergabung Dr. Syamsuddin, anggota DPRD Soppeng, yang sekaligus memastikan kesiapan panitia lokal dalam menyambut agenda konsolidasi yang akan digelar Sabtu besok di Gedung Lapatau.
Dalam perbincangan santai sambil menikmati kopi khas Warkop Camidu, Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhiddin M. Said menanyakan secara khusus kesiapan tuan rumah. Dr. Syamsuddin menegaskan seluruh panitia telah bekerja maksimal.
“Insya Allah seluruh panitia dan kader Golkar Soppeng siap menyukseskan kegiatan konsolidasi besok,” ujarnya dengan nada optimis.
Suasana pertemuan berlangsung cair, penuh tawa dan diskusi ringan. Meski santai, momentum ini memiliki makna strategis—menguatkan komunikasi lintas daerah, memperkokoh struktur internal, sekaligus menyelaraskan strategi menghadapi dinamika politik ke depan.
Kehadiran banyak elite Golkar Sulsel di Soppeng menunjukkan besarnya perhatian partai terhadap penguatan konsolidasi di daerah. Selain itu, momen ini menjadi ajang silaturahmi yang mempererat ikatan emosional antar kader, khususnya dengan latar kedekatan Muhiddin M. Said terhadap tanah kelahirannya.
Dengan suasana yang akrab namun bernas, pertemuan di Warkop Camidu diharapkan menjadi energi positif yang mempertebal soliditas Partai Golkar menjelang agenda-agenda politik mendatang.